Home / Uncategorized / Selesai Jalani Program Pemulihan Adiksi, YPAP Pulangkan Residen Ke Keluarganya

Selesai Jalani Program Pemulihan Adiksi, YPAP Pulangkan Residen Ke Keluarganya

Lhokseumawe-Aceh. Salah seorang residen mantan pecandu narkoba di Panti Pemulihan Adiksi Yayasan Permata Atjeh Peduli (YPAP) kembali ke keluarganya setelah menjalani masa rawat inap selama 6 bulan, pada Senin (05/08/19). Kepulangan ini dilepas dengan SOP yang telah menjadi aturan di Panti, yakni dengan seremonial sambutan baik oleh pengurus Panti, residen yang bersangkutan maupun perwakilan warga binaan lainnya serta diringi dengan lantunan sholawat kepada Nabi.

Pimpinan YPAP, Chaidir melalui Kordinator Program, Herya Zuhdi menuturkan bahwa residen dengan inisial SKW (33 Thn) telah menyelesaikan berbagai tahapan program dengan sangat baik dan memuaskan. Hery, begitu sapaan untuk Herya Zuhdi, melanjutkan bahwa ada tiga tahap rehabilitasi narkoba yang harus dijalani, antara lain : Pertama, tahap rehabilitasi medis (detoksifikasi), yaitu proses dimana pecandu menghentikan penyalahgunaan narkoba dibawah pengawasan dokter untuk mengurangi gejala putus zat (sakau). Pada tahap ini pecandu narkoba perlu mendapat pemantauan di rumah sakit atau klinik oleh tenaga medis. Kedua, tahap rehabilitasi non medis, yakni dengan berbagai program di tempat rehabilitasi, misalnya program therapeutic communities (TC), pendekatan keagamaan, atau dukungan moral dan sosial, dan tahap ketiga, tahap bina lanjut, yang akan memberikan kegiatan sesuai minat dan bakat. Pecandu yang sudah berhasil melewati tahap ini dapat kembali ke masyarakat, baik untuk bersekolah atau kembali bekerja, rinci Hery secara detil.

YPAP berharap, agar mantan pecandu yang telah pulih dari ketergantungan narkoba supaya berhati-hati dalam bergaul di masyarakat. Selesai program bukan berarti telah pulih permanen, godaan di luar sana memungkinkan seorang residen untuk kembali relaps. Oleh karena demikian, perhatian dan pengawasan orang-orang terdekat akan sangat bermakna untuk kemandirian mantan pecandu ini, dan tentunya tidak meninggalkan kewajiban lima waktu bagi yang muslim. (Om Bil).

Check Also

Berbagi Dengan Warga Sekitar, YPAP Qurbankan Seekor Kambing

  Lhokseumawe-Aceh. Qurban berasal dari bahasa Arab, yang berarti binatang sembelihan seperti unta, sapi, kerbau …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *