Home » Berita » Pelajar Bireuen Peringati Hari AIDS Sedunia Di Pantai Ujong Blang

Pelajar Bireuen Peringati Hari AIDS Sedunia Di Pantai Ujong Blang

Oleh

Contributor

wad_bir_2Bireuen – Team Peer Educator Bireuen, Yayasan Permata Aceh Peduli, Dinas Kesehatan Bireuen dan Komisi Penanggulangan AIDS Bireuen, memperingati Hari AIDS Sedunia Tahun 2012 di Pantai Ujong Blang Bireuen Bersama-sama dengan siswa-siswi dari 6 Sekolah Menengah Atas di kabupaten Bireuen, yaitu SMA 1 Peusagan, MAN Peusangan, SMA 2 Bireuen, SMA 3 Bireuen, SMK Bireuen dan AKBID Munawwarah Bireuen pada hari Minggu (2/12) dari jam 14.30 – 18.00 WIB.

Acara Peringatan Hari AIDS Sedunia di Kabupaten Bireuen dilaksanakan berbeda, jika di daerah lain diwarnai dengan pawai bersama di jalan raya dalam kota dengan membagi-bagikan sebaran, tetapi di Bireuen dilaksanakan dengan cara pembinaan Remaja Usia Sekolah secara massal sebanyak 60 orang.

Pembinaan dan peningkatan kapasitas remaja sebagai pendidik sebaya HIV-AIDS secara singkat dan massal dilakukan bertujuan untuk lebih efisien penyebaran informasi pengetahuan dasar HIV-AIDS kepada masyarakat luas, dan langsung setelah pembekalan, Remaja Pendidik Sebaya menyebar memberikan penyuluhan (memberi pengetahuan) singkat HIV-AIDS kepada pengunjung pantai, target utama mereka pasangan muda-mudi, kelompok remaja yang lagi bersantai dan pengunjung pantai pada umumnya.

Disamping memberikan pengetahuan dasar HIV-AIDS, kepada pengunjung pantai juga diberikan buku saku pengetahuan dasar HIV-AIDS dan STIKER peduli HIV-AIDS yang  semuanya terdistribusi sebanyak 800 stiker di pantai Ujong Blang dan pantai Kuala Raja Bireuen.

Fadhli Djailani Outreach Coordinator YPAP mengharapkan dengan diperingati Hari AIDS Sedunia 2012 di Kabupaten Bireuen, semakin banyaknya masyarakat Bireuen yang dapat diberikan pengetahuan dasar HIV-AIDS. “Harapan kita semua, masyarakat Bireuen bisa mengurangi dan menghilangkan Stigma dan diskriminasi terhadap Penderita HIV serta mengurangnya laju perkembangan penularan HIV-AIDS di Bireuen dengan diberikannya pengetahuan dasar HIV-AIDS ini kepada masyarakat sebagaimana motto kita di kabupaten Bireuen tahu 2012 ini “HIV-AIDS dapat dicegah dengan Akidah Agama dan Ilmu Pengetahuan”,” ujarnya.

“Sudah cukup  9 orang yang meninggal karena HIV-AIDS di Kabupaten Bireuen, dimasa yang akan datang kita harapkan tidak ada lagi orang meninggal karena HIV-AIDS, makanya pengetahuan tentang HIV-AIDS ini sangat penting kita sampaikan kepada semua lapisan masyarakat,”

Share: