Home » Berita » YPAP Siap Distribusikan Becak Mesin Kepada Penyandang Disabilitas di 3 Kabupaten/Kota

YPAP Siap Distribusikan Becak Mesin Kepada Penyandang Disabilitas di 3 Kabupaten/Kota

Oleh

Contributor

YPAP Siap Distribusikan Becak Mesin Kepada Penyandang Disabilitas di 3 Kabupaten/Kota

YPAP [Yayasan Permata Atjeh Peduli] telah siap merakit lima unit becak mesin yang aksesibel bagi penyandang disabilitas untuk didistribusikan kepada yang membutuhkan di tiga kabupaten kota yaitu Calang, Aceh Besar dan Banda Aceh untuk mendukung mereka dalam salah satu program pemberdayaan ekonomi, yang dicanangkan oleh KPA pusat [komite peralihan Aceh] yang dipimping oleh Muzakir Manaf yang biasa disapa Muallem.

Kegiatan-kegiatan pemberdayaan ekonomi akan terus dilanjutkan dengan berbagai program sesuai dengan kebutuhan teman-teman difable baik berupa kerajinan tangan, menjahit, membuka usaha dagang, akan disupport mulai dari penambahan skill, motivasi, sehingga menghasilkan produk, pendampingan pemasaran serta promosi.

YPAP Siap Distribusikan Becak Mesin Kepada Penyandang Disabilitas di 3 Kabupaten/Kota

Menyediakan sarana yang aksesibel bagi penyandang Disabilitas merupakan salah satu kewajiban masyarakat, negara maupun individu sesuai dengan “Konvensi Hak-Hak Penyandang Disabilitas” yang telah dicetus PBB sebagai hak-hak asasi penyandang disabilitas secara fundamental, yang bunyi pasal 9 mengenai aksesibilitas adalah [“supaya penyandang cacat mampu hidup mandiri, berpartisipasi secara penuh dalam segala aspek kehidupan, negara harus mengambil kebijakan yangsesuai untuk menjamin akses bagi penyandang disabilitas, atas dasar kesetaraan dengan yang lain terhadap lingkungan fisik, transportasi, informasi, komunikasi, dan semua fasilitas publik harus aksesibel bagi penyandang disabilitas…..”]

Fadhli Djailani Difable Outreach Coordinator YPAP mengharapkan semua pihak untuk Faham dan mendalami Konvensi hak-hak penyandang disabilitas supaya kita semua bisa mengeliminir diskriminasi tidak tersengaja dan tanpa sadar kepada teman-teman penyandang disabilitas dalam bermasayarakat, bernegara dan kepada pejabat juga dalam mengeluarkan kebijakan dalam membangun sarana publik dan aturan dan undang untuk masyarakat, bahwa kita jangan lupa ada saudara kita yang difable yang perlu diperhatikan.

Share: