“Resmi Dibuka” Klinik VCT Puskesmas Dewantara Libatkan Yayasan Permata Atjeh Peduli

Peresmian Klinik VCT Puskesmas Dewantara Aceh Utara kerjasama dengan Yayasan Permata Atjeh Peduli (YPAP) bersama , memfasilitasi lahirnya program LKB (layanan konfehensif berkesinambungan) untuk penangulangan kasus HIV/AIDS, salah satu layanan yang wajib dimiliki oleh puskesmas layanan LKB adalah memiliki Layanan pemeriksaan HIV (VCT) dan pemeriksanaan IMS beserta lengkap dengan layanan CST untuk pengobatan lanjutan kepada orang yang positif (ODHA).
Dalam rilis yang diterima media Online SK, Jum’at 16/10/2015. YPAP sudah memasuki tahun ke 4 mengimplementasi program penanggulangan HIV/AIDS di tiga kabupaten Kota yaitu Bireuen, Aceh Utara dan Lhokseumawe, dalam tahun 2015 YPAP mendampingan tiga puskesmas sebagai pilot project dalam penerapan LKB yaitu PUskesmas Kota Juang Bireuen,
Puskesmas Banda Sakti Lhokseumawe dan Puskesmas Dewantara Aceh Utara, dari ketiga puskesmas ini Puskesmas Dewantaralah sudah mencapai kemajuan yang luar biasa berkat kepiawaan KAPUS dan dokter serta petugas medisnya yang fakus terhadap keberhasilan implementasi program LKB dipuskesmas secara keseluruhan.
Kadis Kesehatan Aceh Utara. Dr. Makhrozal, M.Kes Resmikan Klinik VCT, mengatakan dalam sambutannya bahwa Puskesmas Dewantara merupakan satu satunya puskesmas yang memilki Klinik VCT, kita harus berterimakaish ke Donor , dan YPAP sudah mendampingi dan mengarahkan team medis Pukesmas Dewantara sehingga bisa melahirkan klinik VCT yang sangat dibutuhkan masyarakat, karena pendeteksian dini HIV penting daripada mengetahui Kasus hiv pada fase aids, seperti selama ini kasus kasus yang ditemukan dirumah sakit umum, rata rata paseiennya sudah di fase AIDS. Aceh Aceh utara merupakan penyumbang kasus terbanyak untuk Aceh dan Dewantara merupakan penyumbang terbanyak kasus hiv untuk Aceh Utara, jadi memang sudah tetap sekali puskesmas Dewantara memiliki Klinik VCT, Aceh Utara saat ini dengan jumlah Kasus hiv mencapai 47 kasus dengan berbagai latar belakang penularannya..jpg)
Dr. Iskandar Kepala PUskesmas Dewantara menyampaikan bahwa untuk operasional Klinik VCT ini, teamnya sudah mengalokasikan dana BOK (Bantuan Operasioanal Kesehatan) tahun 2015 dari sisa kelebihan yang belum terpakai untuk program lain dalam tahun 2015 ini untuk tiga bulan kedepan mulai oktober-desember 2015 klinik VCT ini sudah kita support dengan dana tersebut supaya berjalan sebagaimana poli-poli lain di puskesmas.
Tambanya. Untuk tahun 2016 POA (Plan of Activities) puskesmas dewantara akan memasukan dari awal tahun pendanaan untuk klinik VCt ini secara terus menerus layaknya poli-poli lainnya sesuai dengan kebutuhan, kami dari jajaran puskesmas Dewantara sangat berterimakasih yang tidak terhingga kepada YPAP yang telah mensupport kami selama setahun belakang sehingga kami bisa mendirikan klinik VCT ini.
Yosiani Rulita mewakili , dan YPAP menyampaikan harapannya bahwa tahun depan di 2016 ketiga puskesmas yang sudah kita bina dari setahun yang lalu seperti pUskesmas Kota Juang Bireun dan Puskesmas Banda Sakti LhokSeumawe juga bisa mengikuti Jejak Puskesmas Dewantara, konsisten dan serius membuka klinik VCT dipuskesmas sebagai bagian MDG’s yang wajib di capai oleh pemerintah, untuk hal ini puskesmas sangat berperan dalam pedeteksian dini hiv pada ibu dan anak. YPAP bersama , untuk 2016 masih berkomitmen untuk terus mendampingi puskesmas sehingga terbentuknya LKB ditiga puskesmas pilot project ini. Pintanya
Sumber: http://suarakomunitas.net/
Berita Terkait:
http://arsip.mediaaceh.co/2015/11/15/aceh-utara-sudah-miliki-klinik-layanan-pemeriksaan-hivaids/
http://waspada.co.id/aceh/aceh-utara-terbanyak-penyumbang-virus-hivaids/
http://aceh.antaranews.com/berita/27580/aceh-utara-buka-klinik-pemeriksaan-hivaids








