Lhokseumawe – Yayasan Permata Atjeh Peduli (YPAP) bekerja sama dengan Sekolah Luar Biasa (SLB) Cinta Mandiri menggelar peringatan hari Disabilitas Internasional (difabel) sedunia pada Selasa 3 Desember 2013, di Kota Lhokseumawe.
Acara ini diwarnai dengan berbagai aktivitas seperti lomba mewarnai untuk anak-anak dan pameran karya kerajinan tangan anak-anak luar biasa. Selain itu YPAP juga memberikan paket nutrisi tambahan kepada anak-anak luarbiasa untuk di Kota Lhokseumawe dan Kabupaten Aceh utara.
Kursi roda juga dihadiahkan kepada anak-anak umur sekolah yang membutuhkan, yakni kursi roda sebanyak 6 unit, tongkat ketiak 10 unit dan tongkat peraba 10 unit.
Sedangkan kepada penyandang disabilitas dewasa, YPAP memberikan becak mesin yang telah dimodifikasi 16 unit yang nanti akan distribusilkan kepada yang sangat membutuh sesuai dengan prioritas dan kriteria yang telah ditetapkan sebagai modal usaha dan alat transportasi yang aksesibel untuk penyandang disabilitas.
Fadhli Djailani, Difable Coordinator Outreach YPAP, menuturkan semua kegiatan ini didanai penuh oleh Komite Peralihan Acheh (KPA) Pusat
Untuk Kabupaten Bireuen, kegiatan serupa akan dilaksanakan pada hari Sabtu 7 Desember 2013 mendatang. “Agak sedikit diundur karena menunggu persiapan perlombaan anak-anak luar biasa yang sebelumnya direncanakan pada Rabu 4 Desember,” katanya.
Fadhli juga berterimakasih kepada semua pihak yang telah membantu terlaksananya peringatan hari cacat sedunia 2013 ini. “Mudah-mudahan dengan adanya acara seperti ini, tujuan dapat tercapai,” tambahnya.
Adapun tujuan dari peringatan hari Disabilitas Internasional 2013 adalah:
- Membangkitkan kesadaran dan kepedulian masyarakat, pemerintah, lembaga sosial, media, maupun lembaga terkait lainnya terhadap keberadaan kaum penyandang cacat.
- Membangkitkan kesadaran para penyandang cacat tentang hak dan kewajibannya dengan mengutamakan peningkatan peran dan pelaksanaan kewajiban mereka sehingga tercipta keseimbangan yang selaras.
- Mendorong upaya penyediaan fasilitas publik yang ramah dan mudah diakses para penyandang cacat.
- Membuka peluang dan kesempatan bagi para penyandang cacat dan bagi para simpatisan untuk menjalin kerja sama dalam berbagai bidang
- Merintis penyelenggaraan kegiatan pembinaan baik yang bersifat rutin maupun berkala (event khusus) dalam upaya meningkatkan potensi penyandang cacat
- Mendorong terbentuknya forum peduli penyandang cacat yang dapat mewadahi aspirasi dan menjembatani penyandang cacat dengan sesamanya maupun dengan anggota masyarakat lainnya, serta pemerintah, lembaga sosial, media, dan lembaga terkait lainnya.
Source : Atjehlink.com













